Pray For Kelud

Enam hari lalu, suara gemuruh terdengar dari segala penjuru Jawa Timur. Gunung Kelud meletus tepat pukul 22.50 WIB. Hanya dalam waktu kurang dari dua jam penetapan status awas telah terjadi letusan pertama tipe ledakan (eksplosif).

Terlepas dari hal tersebut, tergeraklah hati banyak orang untuk membantu korban erupsi Gunung Kelud. Pada hari Sabtu, 15 Februari 2014 saya bersama kawan-kawan dari Gerakan Pramuka, Pecinta Alam, relawan dari SMAN 1 Talun Blitar berangkat menuju posko pengungsian yang berada di kawasan kabupaten Blitar.

Kami bergerak menuju tujuan pertama yaitu posko pengungsian di Garum. Beberapa bantuan seperti, mie instan, masker, dan perlengkapan bayi. dikarenakan jumlah pengungsi di posko tersebut tidak banyak maka kami melanjutkan perjalanan ke posko ke dua yaitu posko yang terletak di Nglegok. Posko ini didirikan oleh PGRI Kabupaten Blitar, tempat didirikannya posko ini adalah di SMKN Nglegok, di posko ini masih banyak pengungsi yang mendiami ruang-ruang kelas sekolah tersebut. Barang-barang yang kami bawa berupa, mie instan, perlengkapan bayi dan wanita, serta beberapa bahan mentah untuk persediaan makan para pengungsi langsi diserahkan di ruang kesekretariatan. kami bergegas membagi tugas. Beberapa dari kami langsung menuju ke dapur umum untuk membantu menyiapkan makan siang. Sedangkan yang lain, termasuk saya melakukan kegiatan bersama adik-adik korban erupsi gunung Kelud. Mulai dari senam-senam kecil sebagai pemanasan hingga game-game berhadiah yang dilakukan di area lapangan SMKN Nglegok.

Setidaknya dengan melakukan kegiatan bermain tersebut bisa mengurangi trauma dari adik-adik, bahkan sebelum kami datang tidak terlihat aktivitas dari mereka terkait dengan kegiatan bermain oleh karena itu kegiatan bermain macam ini dapat mengurangi perasaan mereka yang merasa bosan dan perasaan takut yang ada pada benak mereka.

IMG_0700 IMG_0702 IMG_0706IMG_0701

Foto-foto para relawan saat berinteraksi dengan para pengungsi erupsi Gunung Kelud.

IMG_0705 IMG_0707

Dua foto ini merupakan foto saya bersama adik-adik di posko pengungsian Nglegok, senyum……🙂

Sekitar pukul 11.00 WIB kami bertolak menuju posko pengungsian yang terakhir yaitu di daerah Gandusari tepatnya di desa Gadungan. Posko pengungsian ini berada di balai desa setempat. Perjalanan yang kami tempuh lumayan jauh, bahkan ketika diperjalanan beberapa diantara kami tergelincir abu dan pasir sisa erupsi yang membuat jalan menjadi licin, namun hal tersebut tidak mengurungkan nia kami untuk menemui masyarakat Gandusari yang berada di pengungsian.

Cuaca di desa Gandusari nampaknya kurang bersahabat, mendung hitam tebal menyelimuti daerah tersebut. angin bertiup kencang, tak lama kemudian hujan turun dengan derasnya sehingga banya warga berdatangan untuk berlindung di balai desa tersebut. Menurut saya keadaan posko pengungsian ini merupakan posko yang paling miris dibandingkan dengan posko pengungsian di daerah lain, dengan pengungsi yang sebagian besar adalah manula yang mulai terserang ISPA, tempat yang kurang luas dan seadanya. saat hujan tiba para pengungsi terlihat mulai panik dan mulai bercerita ketika erupsi Kamis lalu terjadi. berikut ini penuturan seorang nenek pada kami “Jam sepuluhan kae aku wis kon ngungsi mbak, gek suarane jan medeni. Thathite nggilani, sampek saiki aku sik wedi mbak urung wani mbalik neng omah neh, kula ajrih.” sambil mengelus dada.

Setelah hujan reda kegiatan bersama adik-adik pun kami mulai, sama seperti sebelumnya kami melakukan senam-senam kecil, kemudian dilanjutkan dengan beberapa game. Aku sempat berkenalan dengan salah seorang anak pengungsi disana gadis kecil yang masih SD, tampak senyum gembira terpancar dari gadis kecil itu.

IMG_0709

IMG_0710

1920435_647418681972576_1655911964_n

Sekitar pukul 16.00 kami siap-siap untuk pulang, namun sebelum itu kami membersihkan area sekitar pengungsian sebagai wujud peduli kami pada lingkungan disekitar pengungsian.

Bantuan serta dorongan pada pengungsi itu yang utama, tak harus bantuan materi doa pun juga dapat merubah segalanya. #PrayForIndonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s